Mantan manajer R. Kelly serahkan diri

Jakarta (ANTARA News) – Mantan manajer R. Kelly yang bernama Henry James Mason (52) menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Georgia pada hari Jumat (18/1) terkait tuduhan bahwa ia telah mengancam seorang pria yang menuduh Kelly menyekap putrinya.

Variety pada Jumat (18/1) melansir Mason dituduh mengancam Timothy Savage yang memberi kesaksian di serial dokumenter “Survivig R. Kelly”.

Savage menuduh Kelly telah mencuci otak putrinya, Joycelyn, yang terpisah dari Savage selama tiga tahun.

Variety mengutip dari Henry Herald, Mason dituduh telah mengirim teks-teks yang mengancam ke Savage, dan telah mengatakan kepadanya melalui telepon, “Aku akan melakukan hal jahat padamu dan keluargamu, ketika aku melihatmu aku akan mendapatkanmu, Aku akan membunuhmu.”

Salah satu ancaman itu katanya sudah didengar oleh seorang petugas kepolisian Henry.

Surat perintah dikeluarkan untuk penangkapan Mason Juli lalu, tetapi dia tidak menyerah kepada Kantor Sheriff Wilayah Henry sampai Jumat pagi. Ia dibebaskan dengan jaminan 10.000 dolar AS.

Kelly belum didakwa dengan kejahatan apa pun, meskipun pihak berwenang di Atlanta dan Chicago sedang menyelidiki tuduhan bahwa ia telah menyekap wanita muda di luar kehendak mereka.

Variety melaporkan pada hari Jumat bahwa Sony Music telah memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Kelly, menyusul tekanan yang meningkat dengan ditayangkannya film dokumenter enam bagian.

Baca juga: R Kelly dikeluarkan dari label rekaman

Baca juga: Ikuti Lady Gaga, Celine Dion hapus kolaborasi dengan R Kelly

Baca juga: Putri R. Kelly sebut ayahnya monster

Penerjemah: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019